Selasa, 28/07/2020 22:33 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim akhirnya meminta maaf atas kisruh Program Organisasi Penggerak (POP), pasca mundurnya LP Maarif NU, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah, dan PGRI.
Dalam video singkatnya, Nadiem menyebut ketiga organisasi masyarakat (ormas) tersebut telah berjasa di dunia pendidikan, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Karenanya, partisipasi ketiga ormas itu sangat dibutuhkan untuk mengawal POP.
"Saya memohon maaf atas segala keprihatinan yang timbul, dan berharap agar tokoh dan pimpinan NU, Muhammadiyah, dan PGRI bersedia untuk terus memberikan bimbingan, dalam proses pelaksanaan program yang kami sadari betul masih belum sempurna," kata Nadiem pada Selasa (28/7).
5 Provinsi dengan Populasi Babi Terbanyak di Indonesia
Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia
Nadiem Sebut Pembentukan Tim Shadow Kemendikbudristek Disetujui Presiden