Mendikbud Bakal Evaluasi Program Organisasi Penggerak

Jum'at, 24/07/2020 20:49 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memutuskan untuk mengevaluasi Program Organisasi Penggerak (POP), yang belakangan menimbulkan polemik.

Dalam konferensi pers virtual pada Jumat (24/7) malam, Nadiem mengatakan proses evaluasi lanjutan tersebut akan berjalan selama 3-4 minggu ke depan.

"Tidak hanya melibatkan pihak internal, kami juga akan melibatkan pihak eksternal untuk memastikan kredibilitas dan integritasnya terbaik," kata Nadiem.

Terdapat tiga hal yang menjadi perhatian Mendikbud dalam evaluasi lanjutan ini. Pertama, memastikan proses verifikasi mengikuti akuntabilitas terbaik. Kedua, setiap melakukan verifikasi terhadap kredibilitas dan integritas ormas terpilih.

"Ketiga, memastikan program-programnya bisa dilakukan di masa pandemi ini, baik berupa pelatihan dan lain-lain," ujar Mendikbud.

Untuk proses evaluasi, Nadiem mengaku akan melibatkan sejumlah pihak antara lain lembaga pemerintahan, organisasi masyarakat, dan pakar pendidikan dalam rangka membantu reformasi pendidikan.

"Kemdikbud akan melibatkan ormas yang selama sudah andil dalam pendidikan indonesia. Tanpa peran aktif ormas, pendidikan kita tidak akan sampai pada titik ini," tandas dia.

TERKINI
Kebakaran Hutan Berulang, Komisi IV DPR Desak Kemenhut Ubah Strategi Komisi III Panggil Polda Sumut soal Kematian Mantan Istri Polisi di Medan Absen Cedera, Iraola Tepis Isu Jones Hengkang ke Inter Hakim Tolak Praperadilan Ketua Kesthuri, Penggeledahan KPK Dinyatakan Sah