Yaman Tolak Proposal Perdamaian PBB

Rabu, 15/07/2020 20:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Yaman yang didukung internasional menolak proposal baru-baru ini yang diajukan oleh Utusan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Yaman, Martin Griffiths.

"Kami telah secara resmi memberi tahu utusan [PBB] hari ini bahwa proposal yang ia kirimkan kepada kami pada 30 Juni merusak kedaulatan pemerintah dan jelas melampaui misinya sebagai utusan khusus Sekretaris Jenderal PBB," surat kabar Asharq Al-Awsa mengutip juru bicara pemerintah Yaman.

Griffiths bertemu dua minggu lalu dengan Presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Hadi, dan menyerahkan rancangan proposal deklarasi bersama solusi komprehensif di Yaman setelah membuat amandemen atas permintaan Houthi.

Rancangan deklarasi bersama terdiri dari gencatan senjata yang komprehensif, diikuti oleh langkah-langkah kemanusiaan dan ekonomi.

TERKINI
Masa Depan Martinelli di Arsenal Makin Suram, Al Hilal Siap Menampung Prediksi Starting XI AC Milan vs Venezia: Amorim Incar Kemenangan Kedua Lamine Yamal Disebut Kecewa dengan Manajemen Barcelona Chelsea Incar Bek Muda Atalanta Honest Ahanor