"Sikap Menko Maritim Luhut Panjaitan Pengecut"

Senin, 19/09/2016 09:46 WIB

Jakarta - Keputusan pemerintah melalui Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan untuk melanjutkan proyek reklamasi di teluk utara Jakarta dinilai telah melanggar keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia, Bagus Tito Wibisono mengatakan, PTUN telah mengabulkan tuntutan nelayan dan rakyat Jakarta, sehingga reklamasi harus dihentikan.

"Hal ini menegaskan bahwa ada masalah besar dalam kasus reklamasi dan sikap yang diambil Menko Maritim adalah sikap pengecut," tegas Bagus, dalam keterangan persnya kepada wartawan, Jakarta, Senin (19/9).

Dalam kesempatan itu, Bagus menegaskan bahwa BEM Seluruh Indonesia memberikan mosi tidak percaya kepada Luhut sebagai bentuk penolakan terhadap reklamasi tersebut. Sebab, proyek reklamasi itu demi kepentingan para pemodal dan bertentangan dengan rakyat kecil.

"BEM Seluruh Indonesia juga memberikan mosi tidak percaya kepada Luhut Binsar Panjaitan selaku Menko Maritim hasil reshuffle, karena terindikasi melakukan legalisasi proyek reklamasi yang telah dibatalkan," tegas Agus.

TERKINI
Ini Lima Rekomendasi Menu Sarapan untuk Program Diet Enam Amalan Sunah yang Dianjurkan pada Bulan Dzulqa`dah Inilah Keutamaan Bulan Dzulqa`dah dalam Islam Berbagai Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam di Bulan Dzulqa`dah