AS Resmi Keluar dari WHO

Rabu, 08/07/2020 06:35 WIB

WASHINGTON, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) secara resmi mengajukan penarikannya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di tengah lonjakan kasus virus corona di negara tersebut.

Baik CBS News dan The Hill mengutip pejabat Amerika dalam laporan mereka bahwa AS telah menyerahkan dokumen penarikannya kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Gutteres.

Laporan CBS News mengatakan penarikan akan mulai berlaku pada 6 Juli 2021, sedangkan laporan dari The Hill mengatakan akan berlaku pada pada Senin.

Senator Demokrat AS, Bob Menendez juga mengatakan bahwa Kongres sudah menerima pemberitahuan itu. "Kongres menerima pemberitahuan bahwa POTUS secara resmi menarik AS dari @WHO di tengah pandemi," kicau Bob Menendez.

"Respons Trump terhadap COVID yang kacau & tidak koheren tidak berarti adil. Ini tidak akan melindungi hidup atau kepentingan orang Amerika — itu membuat orang Amerika sakit & Amerika sendirian," tambahnya.

Penarikan ini menindaklanjuti ancaman Presiden AS, Donald Trump awal tahun ini dan datang ketika negara itu terus melihat puluhan ribu kasus virus corona baru setiap hari.

Korban tewas di negara itu melebihi 130.800 orang. Dan, sebanyak 2,9 juta lainnya telah terinfeksi, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.

Trump sudah mengancam untuk membekukan sementara pendanaan AS untuk WHO secara permanen pada bulan Mei kecuali ada perbaikan substantif dibuat untuk organisasi internasional.

Trump juga mengatakan pada saat itu bahwa kecuali perbaikan itu dilakukan, ia akan mempertimbangkan kembali keanggotaan AS di WHO bersama-sama.

WHO mendapat kecaman keras atas penanganan pandemi virus corona

Banyak dari kritik itu berpusat pada ketergantungan WHO pada data virus corona China dan pujian awalnya terhadap tanggapan rezim itu terhadap krisis yang muncul bahkan saat pejabat WHO secara pribadi menyatakan frustrasi dengan kurangnya informasi tentang penyebaran virus tersebut.

Seperti yang dilaporkan Associated Press pada Juni, para pejabat WHO memuji penanganan China dalam upaya untuk membuatnya membagikan informasi lebih lanjut di tengah kekhawatiran bahwa apa yang diberikan tidak cukup untuk membiarkan pejabat kesehatan melakukan perencanaan atau tanggapan yang tepat. (Globalnews)

TERKINI
Ini Alasan Hari Kartini Selalu Identik dengan Kebaya Selain Kartini, Ini 4 Perempuan Pejuang Pendidikan di Indonesia Peringatan Hari Kartini Setiap 21 April: Ini Sejarah hingga Tujuannya 21 April 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini