Minggu, 05/07/2020 08:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Bank Dunia mengungkapkan bahwa Kuwait merupakan negara yang paling tergantung pada pendapatan minyak fosil di antara negara-negara dunia.
Dilansir Middleeast, laporan, yang diterbitkan oleh media Kuwait lokal, mengkonfirmasi bahwa pendapatan minyak Kuwait mencapai lebih dari 80 persen dari total pendapatan negara, dibandingkan dengan hanya delapan persen dari sumber lain.
Sementara itu, laporan itu mengindikasikan bahwa negara-negara yang bergantung pada minyak fosil menghadapi tantangan karena mereka sangat terpengaruh oleh perubahan iklim.
Bulan lalu, Bank Dunia memperkirakan kontraksi ekonomi Kuwait sebesar 5,4 persen selama tahun 2020, karena coronavirus dan penurunan harga minyak.
IMF dan Bank Dunia Peringatkan Dampak Krisis dari Selat Hormuz
Bank Dunia Peringatkan Pertumbuhan Ekonomi Pasifik Melambat 2,6 Persen
Laporan Bank Dunia: Krisis Sampah Global Jadi Ancaman Serius
Bank Dunia meramalkan bahwa ekonomi Kuwait akan menjadi yang paling terpengaruh di antara ekonomi negara-negara Teluk lainnya, diikuti oleh Bahrain, Uni Emirat Arab, Oman, Arab Saudi dan Qatar.
Keyword : Bank DuniaNegara Minyak