Johan Budi Singgung Soal Arcandra Saat Sambangi KPK

Rabu, 14/09/2016 14:15 WIB

Jakarta - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Media, Johan Budi SP sambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Ketemu Humas (KPK). Bicarakan soal kehumasan saja," ujar Johan usai keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Johan menjelaskan kepada Humas KPK soal teknik menyampaikan informasi dan pemberitaan. Dia memberi sejumlah masukan terkait hal tersebut.

Bekas Menteri ESDM Archandra Tahar Sudah Berkhianat Polemik Kursi Menteri ESDM dan Status Archandra Tahar Setelah Dicopot dari Menteri ESDM, Ini Status Baru Archandra

"Masukannya yang baik-baik saja. Masukannya menjaga hubungan dengan media. Sebab media itu kan partner strategis buat KPK. Segala informasi yang dibutuhkan sama teman-teman media itu harus dikasih akses, tapi tentu itu yang hanya bisa dikasihkan saja," kata Johan.

Selain soal kehumasan, Johan juga berbicara soal Archandra Tahar yang sudah kembali mendapat status WNI-nya. Termasuk soal kemungkinan Archandra menjabat kembali sebagai Menteri ESDM.

Apalagi, kata Johan, Presiden sudah mendapat laporan soal Archandra dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. "Sampai kemarin yah, kemarin itu maksudnya hari Selasa, masih belum ada keputusan apapun. Presiden memang telah menerima informasi dari Menkumham, semacam laporan dalam bentuk tertulis. Itu saja yang bisa saya sampaikan," ujar Johan.

TERKINI
Statistik Head to Head Timnas Indonesia vs Bangladesh Jangan Terlena dengan Dunia, Ini Pesan yang Perlu Diingat Hari Podcast Internasional Setiap 30 September, Ini Sejarahnya Mengapa Hari Penerjemah Sedunia Diperingati Setiap 30 September?