Senin, 15/06/2020 14:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Utang luar negeri Indonesia pada medio April 2020 mencapai US$400,2 miliar. Besaran utang tersebut dinilai masih terkendali dengan struktur yang sehat.
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko dalam pernyataan di Jakarta, Senin (15/6/2020), mengatakan utang tersebut mencakup utang publik US$192,4 miliar dan utang swasta US$207,8 miliar.
"Utang luar negeri tumbuh 2,9 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Maret 2020 sebesar 0,6 persen, karena ada peningkatan utang luar negeri publik," katanya.
Onny mengatakan utang luar negeri publik yang mencakup pemerintah dan bank sentral mengalami peningkatan, terutama utang pemerintah yang tercatat 189,7 miliar dolar AS atau tumbuh 1,6 persen.
Polda Metro Jaya Hormati Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus
KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan
Kerugian Perang Lebanon Capai 25 Miliar Dolar AS
Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh arus modal masuk pada Surat Berharga Negara (SBN), dan penerbitan Global Bonds pemerintah sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan pembiayaan.
Keyword : Bank Indonesia Utang Luar Negeri