Pimpinan MPR melakukan Silaturahmi Kebangsaan Dengan Menteri Pertahanan

Rabu, 10/06/2020 08:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Delegasi Pimpinan MPR RI, dipimpin Ketua MPR Bambang Soesatyo bertemu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam rangka Silaturrahmi Kebangsaan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung  Bhinneka Tunggal Ika, Kemenhan Jl. Merdeka Barat Jakarta Pusat, Selasa (9/6) petang. Ikut Hadir dalam pertemuan Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Jazilul Fawaid, Syarief Hasan, Zulkifli Hasan, Arsul Sani serta Fadel Muhammad. 

Usai pertemuan, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kedatangan Pimpinan MPR secara baik. Pembicaraan yang dibahas cukup strategis, menyangkut pokok-pokok haluan negara, dan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Bahkan, karena pertemuan itu berlangsung cukup menyenangkan, Jazilul sempat melempar pujian terhadap sound sistem Kemenhan yang dianggapnya sangat bagus.

Silaturahmi kebangsaan itu dilaksanakan, kata Jazilul, dalam rangka  mempererat tali silaturrahim,  serta persatuan dan kesatuan dengan  berbagai elemen masyarakat. Selain itu, silaturahmi kebangsaan juga digunakan untuk menyerap aspirasi masyarakat terutama menyangkut isu-isu aktual. Salah satunya adalah RUU Haluan Ideologi Pancasila.

"Jadi, pertemuan ini adalah Silaturahmi, yang diinisiasi Pimpinan MPR untuk memperat persatuan dan kesatuan. Selain Menteri Pertahanan,  Pimpinan MPR juga sudah bertemu berbagai tokoh masyarakat. Mulai dari pimpinan media massa, organisasi masyarakat hingga Civitas Academika" kata Jazil menambahkan.

Salah satu kesimpulan dari pertemuan itu, menurut Jazil adalah kesepakatan antara kedua pihak, bahwa ideologi Pancasila tidak boleh digantikan oleh ideologi apapun. Bahkan ideologi yang berpotensi bisa  menggeser Pancasila dari posisinya, tidak boleh berkembang di Indonesia.

TERKINI
Panduan Membuat CV yang Menarik agar Dilirik HRD Panduan Lengkap Tata Cara Wudhu Sesuai Sunah Rasulullah Tata Cara Sholat Jenazah Lengkap dengan Urutan Takbir dan Doa Ini Alasan 26 Juli Dirayakan Sebagai Hari Tahu Sedunia