Selasa, 02/06/2020 07:20 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Republik Rakyat China telah menolak rencana aneksasi (penguasaan penuh) Israel atas wilayah Tepi Barat Palestina yang diduduki saat ini.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri China Wang Yi memanggil koleganya dari Palestina Riyad Al-Maliki untuk mengekspresikan penolakan negaranya terhadap rencana Israel “ilegal”.
Dilansir Middleeast, Yi menekankan bahwa negaranya menolak rencana Israel dan menyerukan untuk menciptakan negara Palestina yang berdaulat di sepanjang perbatasan 1967 berdasarkan solusi dua negara.
Pejabat China mengatakan bahwa negaranya telah melakukan upaya untuk mendorong Israel untuk menahan diri dari melaksanakan rencananya "yang dapat memicu intifada ketiga" dan memulai "eskalasi terbuka".
Israel Siapkan Rp580 Miliar untuk Kuasai 70 Situs Bersejarah Palestina
Ratusan Eks Pejabat Militer Israel Surati Trump Soal Tepi Barat, Ini Isinya
IDF Sebut Politisi Israel Picu Kekerasan Pemukim di Tepi Barat
Dia melanjutkan untuk menegaskan kembali dukungan negaranya untuk PA dan pembentukan negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.
Keyword : Tepi Barat Pemerintah China Aneksasi Israel