Kamis, 28/05/2020 17:05 WIB
Yerusalem, Jurnas.com - Masjid Al Aqsa bakal dibuka kembali untuk jemaah pada 31 Mei ini setelah ditutup selama kurang lebih dua bulan karena wabah Covid-19.
Masjid Al Aqsa adalah situs suci ketiga untuk umat Islam di dunia. Dilansir Anadolu Agency, otoritas tidak akan memberlakukan batasan pada jumlah orang yang diizinkan untuk salat di dalam masjid.
Masjid Al Aqsa ditutup untuk semua jamaah pada akhir Maret di tengah wabah virus korona di wilayah Palestina.
“Langkah-langkah pencegahan akan diambil di pintu masuk masjid,” ungkap Sheikh Omar Al-Kiswani, direktur Masjid Al-Aqsa, pada Rabu setelah menghadiri pertemuan yang diadakan oleh Departemen Wakaf Islam yang dikelola Yordania untuk membahas langkah-langkah terbaru mengenai masjid.
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi
Pada Rabu, Palestina mencatat 613 kasus virus korona secara keseluruhan, lima di antaranya meninggal dunia.
Orang-orang Yahudi menyebut daerah itu Temple Mount (Kuil Gunung) dan Tembok Barat, mereka mengklaim itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967.
Israel menganeksasi seluruh kota pada 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.
Keyword : Masjid Al Aqsa Covid-19 Yerusalem