Rabu, 27/05/2020 05:58 WIB
Riyadh, Jurnas.com - Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial mengatakan, waktunya sudah tiba bagi Arab Saudi membuka bisnis dan memulai kembali kegiatan komersial.
Menteri Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial, Ahmed Al-Rajhi mengatakan, Kerajaan mengumumkan beberapa langkah untuk mengurangi kuncian yang diterapkan untuk menghentikan penyebaran virus corona.
"Saya merasa bangga dengan putra dan putri kami yang bekerja di berbagai sektor, yang telah menanggapi pandemi ini dengan kekuatan, ketabahan, dan ketulusan," kata Al-Rajhi di TV pemerintah pada Selasa (26/5).
"Selama beberapa bulan terakhir, aparatur negara, melalui kerja yang harmonis dan terintegrasi, telah membuktikan nilai mereka dalam mengelola krisis yang disebabkan oleh pandemi ini.
Komisi VI Dorong Pos Indonesia Kembali Fokus Bisnis Logistik
Wajib Menang! Spanyol dalam Tekanan Jelang Hadapi Arab Saudi
Saudi Minta DK PBB Segera Setop Penjajahan Israel di Palestina
"Sekarang, setelah berhenti selama dua setengah bulan, sekarang saatnya bagi bisnis untuk kembali dan membuka kegiatan, karena ini merupakan komponen penting dalam mendorong roda ekonomi," tambahnya.
Ia mengatakan, penting untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan kesehatan dan kebutuhan ekonomi. "Namun, pembukaan kembali bisnis tidak berarti langkah-langkah untuk mencegah penyebaran COVID-19 dicabut," tegasnya.
Al-Rajhi menekankan bahwa kegiatan komersial dan bisnis harus membiasakan diri dengan langkah-langkah yang ditentukan oleh kementerian kesehatan untuk setiap sektor.
Ia mengatakan memulai kegiatan lagi sambil mengendalikan penyebaran virus akan mempertahankan keuntungan pasar tenaga kerja dalam mempekerjakan warga negara laki-laki dan perempuan, dan memperluas menciptakan lapangan kerja baru di masa depan.
Al-Rajhi memuji pekerja sektor publik karena tetap bekerja dari jarak jauh selama penguncian dan menjaga layanan tetap berjalan. (Arab News)