Jum'at, 08/05/2020 11:58 WIB
Teheran, Jurnas.com - Setidaknya dua orang tewas dan 11 lainnya luka-luka setelah Provinsi Teheran, Iran diguncang gempa berkekuatan 5,1 skala ritcher (SR) pada Jumat (8/5) pagi.
Menurut juru bicara Pusat Seismologi Nasional Iran, Mojtaba Khaledi, gempa tersebut berada di kedalaman tujuh kilometer (0,6 mil).
Seorang pria berusia 60 tahun meninggal karena trauma gempa, dan 11 lainnya dipastikan terluka di Teheran, sebagaimana dikutip dari Al-Arabiya. Selain Teheran, gempa itu terasa di provinsi Alborz, Qom, dan Qazvin.
Pusat Seismologi Nasional Iran mengkonfirmasi bahwa mereka mencatat delapan gempa susulan sejak gempa 5,1 SR, yang terbesar di antaranya berukuran 9,3 pada skala Richter.
Trump Sebut Ia Bisa Bertemu Pemimpin Iran jika Kesepakatan Tercapai
Iran Tuntut AS Segera Cairkan 50 Persen Aset Miliknya
Iran dan Oman Bakal Kelola Perlintasan di Selat Hormuz
Warga Iran di ibukota turun ke jalan karena ketakutan, berdasarkan gambar yang dibagikan di media sosial. Pemerintah belum melaporkan korban atau kerusakan.
Kepala organisasi tanggap darurat Iran Esmail Najar memperingatkan bahwa gempa susulan tetap menjadi kemungkinan.
Ini bukan gempa terbesar di Iran. Pada 8 November 2019, enam orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka ketika gempa 5,8 melanda Iran barat laut.
Keyword : Gempa Bumi Iran