Rabu, 06/05/2020 10:40 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Nilai tukar atau Kurs rupiah disebut bergerak cukup stabil cenderung menguat. Penguatan ini masih dipengaruhi beberapa faktor fundamental.
“Rupiah bergerak stabil cenderung menguat dipengaruhi faktor fundamental seperti inflasi, defisit transaksi berjalan dan perbedaan suku bunga di dalam dan luar negeri,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam telekonferensi, Rabu (6/5/2020).
Perry mengatakan, faktor fundamental tersebut di Indonesia cukup terjaga. Mulai dari inflasi yang rendah hingga perbedaan suku bunga yang tinggi.
“Semua mengarah kenapa kami menyampaikan nilai rupiah yang sekarang ini masih undervalue dan ke depan akan begerak menguat ke Rp15 ribu di akhir tahun,” tukasnya.
Radiator Diisi Air Biasa, Ini Risiko Fatal yang Mengintai Mesin
KPK OTT Sejumlah Pejabat Imigrasi Jakarta Barat
Mendes Siap Hadiri Haul dan Munas Alumni Al Hikmah 2 di Brebes
Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat tipis 2,5 poin atau 0,02% ke level Rp15.077 per dolar AS.
Rupiah diperdagangkan dalam rentang kisaran Rp15.060-Rp15.077 per dolar AS.
Keyword : Bank Indonesia Kurs Rupiah Perry Warjiyo