UEA Kecam Intervensi Militer Turki di Libya

Jum'at, 01/05/2020 19:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Uni Emirat Arab tegas menolak intervensi militer Turki di Libya untuk mendukung Kesepakatan Pemerintah Nasional (GNA) yang diakui secara internasional.

"Hal itu menghambat peluang gencatan senjata dan menghalangi upaya masyarakat internasional untuk mencapai solusi politik komprehensif dalam perang yang dilanda perang negara," bunyi pernyataan pemerintah UEA, seperti dikutip Middlleast, Jumat (01/05).

Kementerian Luar Negeri UEA dan Kerjasama Internasional memuji Tentara Nasional Libya (LNA) yang dipimpin oleh Jenderal Khalifa Haftar yang membangkang.

"Abu Dhabi tanpa henti mendukung Haftar dalam perangnya melawan GNA," tambahnya.

Emirates tidak mengomentari deklarasi Haftar pada Senin bahwa ia adalah penguasa tertinggi Libya dan ia menolak perjanjian 2015 yang mengarah pada pembentukan GNA.

UEA menekankan dukungannya untuk solusi politik yang didasarkan pada konferensi Berlin, menyerukan semua pihak untuk berkomitmen pada proses politik di bawah pengawasan PBB.

TERKINI
Lima Doa Maulid Nabi yang Paling Sering Dibaca Keutamaan Mengikuti Acara Maulid Nabi Muhammad Ini Keutamaan Membaca Doa Maulid dalam Hadis Induk Orangutan Diduga Atur Pertemuan agar Anaknya Bisa Bermain