Sabtu, 03/09/2016 10:45 WIB
Jakarta - Pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan (BG) sebagai calon tunggal Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dinilai sebagai transaksi politik Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Penilaian itu disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Muhammad Budyatna, kepada Jurnas.com, Jakarta, Sabtu (3/9).
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 2026
Said Abdullah: Gandengan Tangan Prabowo-Megawati Simbol Politik Kebangsaan
Habiburokhman Puji Sikap Elegan Megawati Meski PDIP di Luar Pemerintahan
Apa transaksi politik antara Jokowi dan Megawati? Menurutnya, deal politik keduanya terjadi `tukar guling` kepentingan di Pilkada DKI. Jokowi berharap agar PDIP memberikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Untuk itu, lanjut Budyatna, Megawati memanfaatkan momentum tersebut untuk menjadikan BG sebagai Kepala BIN.Keyword : Kepala BIN Calon Kepala BIN Budi Gunawan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri Presiden Jokowi