Optimalisasi Kaji Terap Saat COVID-19

Rabu, 01/04/2020 13:13 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menjaga pasokan produksi pertanian di tengah masa penganan virus corona (COVID-19).

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) misalnya, tetap melaksanakan aktivitas yakni kaji terap tumpangsari tanaman padi gogo, jagung, kedelai 2020.

Kegiatan ini berlangsung pada lahan seluas empat hektare yang merupakan kerjasama antara petani dan BPP Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Penyuluh BPTP Jawa Barat, Darojat Prawiranegara menyoroti tiga poin penting tujuan kaji terap untuk tetap berlangsung, yakni sebagai media diseminasi Inovasi teknologi kepada penyuluh dan petani, sebagai media pembelajaran bagi penyuluh dan petani, dan sebagai kajian bersama suatu Inovasi teknologi spesifik Lokasi antara Peneliti-Penyuluh-Petani.

"Selama COVID, kami memanfaatkan TIK by phone, WA, video dan basis internet lainnya untuk intruksi pelaksanaan kegiatan lapangan. Peneliti/penyuluh BPTP berkomunikasi dengan penyuluh daerah yang selanjutnya disampaikan kepada petani," tutur Darojat.

Optimalisasi penggunaan teknologi menjadi jembatan tetap berlangsungnya komunikasi dan kegiatan dengan meminimalkan faktor resiko COVID-19 dari kegiatan pertemuan yang berkerumun.

TERKINI
Kejaksaan Tunggu Laporan Hasil Penyidikan Kasus SGD Palsu Polres Tangsel Tata Cara Sholat Istisqo Lengkap dengan Niat dan Bacaannya Ini Lima Ayat Al-Qur`an yang Menggambarkan Hari Kiamat Tiga Doa agar Tidak Menyimpan Rasa Iri Kepada Sesama Muslim