Kamis, 26/03/2020 20:37 WIB
Beijing, Jurnas.com - China berhasil mencegah penularan virus corona baru secara lokal selama dua hari berturut-turut. Namun jumlah kasus impor atau yang datang dari luar negeri, semakin bertambah.
Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (26/3), 67 kasus baru hingga Rabu (25/3), naik dari 47 hari sebelumnya.
Secara nasional, total jumlah kasus virus corona atau yang belakangan disebut COVID-19 di wilayah China daratan kini mencapai 81.285 kasus.
Dilansir dari Press TV, NHC juga melaporkan enam kematian baru, sehingga total angka kematian menjadi 3.287 atau mengalami peningkatan.
Era Disrupsi,AMSI Jakarta Serukan Kolaborasi-Perlindungan Karya Jurnalistik
Tekankan Pesan Zulhas, Viva Yoga: Politisi PAN Harus Kedepankan Sikap Tulus
Ancam Jalur Minyak Dunia, Uni Eropa Sanksi Pasukan IRGC Iran
Meningkatnya kasus infeksi terjadi pada wisatawan yang datang dari luar negeri telah menimbulkan kekhawatiran tentang gelombang kedua virus corona di China, yang secara signifikan mengurangi jumlah infeksi baru.
Otoritas Tiongkok telah meningkatkan tindakan karantina dan penyaringan bagi wisatawan yang datang di kota-kota besar, termasuk ibu kota, Beijing.
Provinsi Hubei dan ibukotanya di China, Wuhan, tempat virus itu pertama kali muncul akhir tahun lalu, melaporkan tidak ada kasus baru pada hari Rabu dan membuka perbatasannya, dengan laporan media mengatakan bahwa penguncian kota pusat gempa akan dicabut pada 8 April.
China telah membuat jumlah transmisi lokalnya menjadi nol untuk pertama kalinya Kamis (19/3). Namun, beberapa kasus terus muncul sesudahnya, sampai pada Senin (23/3).
Keyword : Virus CoronaPandemi Global