Selasa, 24/03/2020 11:47 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden RI Joko Widodo menggelar rapat terbatas di Istana Negara Jakarta pada Kamis (24/2) siang, untuk membahas usulan peniadaan ujian nasional (UN) di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19).
Kepada awak media, Jokowi menyebut pandemi Covid-19 di Indonesia sudah sangat menganggu proses pendidikan di tanah air. Karenanya pelaksanaan UN yang akan diikuti oleh 8,3 juta siswa dari 106.000 sekolah juga ikut berdampak.
"Siang ini akan dibahas mengenai kebijakan UN 2020, kita tahu covid-19 sangat mengganggu proses pendidikan di Tanah Air," kata Jokowi.
"Situasi ini membawa dampak pada rencana UN di tahun 2020," imbuh dia.
Ketua DPR Soal Safari Politik Jokowi: Hak Semua Warga Negara
Makna Prosesi Adat Lampung Injak Kepala Kerbau oleh Jokowi
Mengenal Pepadun dalam Adat Lampung, Singgasana yang Sempat Diduduki Jokowi
Presiden menuturkan, terdapat tiga opsi yang akan dipertimbangkan terkait kebijakan UN. Pertama ialah tetap melaksanakan, penundaan, hingga peniadaan sama sekali.
"Prinsip utama, kebijakan ini bisa kita ambil, tapi jangan sampai merugikan hak 8,3 juta siswa yang harusnya mengikuti UN," tandas dia.
Keyword : Joko Widodo Ujian Nasional UN Ditiadakan Covid-19