Khawatir Virus Corona, Libya Liburkan Sekolah-sekolah

Sabtu, 14/03/2020 07:40 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Di tengah meningkatnya virus corona di seluruh dunia, sekolah-sekolah Libya ditutup sementara hingga keadaan kembali dapat terkendali.

Sekolah-sekolah di daerah-daerah yang dikendalikan oleh pemerintah Tripoli dan pemerintahan saingan di Benghazi akan ditutup selama dua minggu.

Selain itu, Pemerintah Libya yang berbasis di timur juga telah menangguhkan pendidikan dan melarang warga untuk mengunjungi kafe-kafe shisha di wilayah tersebut.

Dilansir Middleeast Monitor, Libya belum mengonfirmasi kasus virus corona tetapi kepala pusat pengendalian penyakitnya mengatakan bahwa negara itu tidak memiliki fasilitas isolasi yang memadai untuk wabah.

Hingga saat ini, China daratan masih menjadi negara dengan kasus terbanyak, yakni sebesar 80.797 kasus. Setelahnya disusul oleh Italia (15.113 kasus), Iran (10.075 kasus), dan Korea Selatan (7.979 kasus).

 

 

TERKINI
Arahan Prabowo, Wamenhaj Salurkan Daging Dam Jemaah RI ke Palestina Kementrans Dorong Peningkatan Kualitas SDM Kawasan Transmigrasi di NTT Dolar Tembus Rp18.000, Kaum Menengah ke Bawah Siap-Siap Hadapi Ini! Berbagai Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan yang Dianjurkan