Senin, 02/03/2020 15:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai salah satu kandidat Chief Executive Officer (CEO) Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN).
Selain Ahok, kandidat lainnya untuk memimpin ibu kota baru adalah Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.
“Kandidatnya ada banyak. Yang namanya kandidat memang banyak, satu Pak Bambang Brodjonegoro, dua Pak Ahok, tiga Pak Tumiyono, empat Pak Azwar Anas, cukup,” kata Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3).
Presiden Jokowi mengungkapkan, dalam waktu dekat akan menandatangani Peraturan Presiden (Perpres), yang di dalamnya menyebutkan CEO Badan Otorita IKN.
Kuasa Hukum Ahmad Dedi Bantah Tuduhan Kabur dari Media Saat di KPK
Manusia Makin Pintar, tapi Ukuran Otak Mengecil? Ini Penjelasan Ilmuwan
Ada Irish Bella, Film Dosa Penebusan atau Pengampunan Siap Tayang
“CEO-nya sampai sekarang belum diputuskan, dan akan segera diputuskan. Insya Allah dalam minggu ini,” kata Presiden Jokowi.
Jokowi sebelumnya menerima kedatangan delegasi Tony Blair Institute for Global Change yang dipimpin langsung oleh Tony Blair di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/2/2020).
Bersama Tony Blair, hadir pula CEO SoftBank Masayoshi Son. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan Tony Blair serta Masayoshi Son, membahas pembangunan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur (Kaltim).
Keyword : Joko Widodo Ibu Kota Negara Ahok Azwar Anas