Ditangkap Mabuk, Menteri Muslim Swedia Mundur

Minggu, 14/08/2016 18:58 WIB

Swedia - Karena malu tertanggkap mabuk saat mengemudi di atas ambang batas alkohol yang diizinkan, Menteri muslim pertama dan anggota kabinet termuda Aida Hadzialic, mengundurkan diri. Menurutnya, kejadian itu merupakan kesalahan terbesar dalam hidup saya.

Hadzialic diketahui  minum dua gelas anggur sebelum dihentikan di jembatan yang menghubungkan Denmark dan Swedia. Atas kejadian itu, dia terancam kemungkinan hukuman hingga enam bulan penjara setelah polisi mendeteksi tingkat alkohol dalam darahnya mencapai 0,2 gram per liter.

Dia mengatakan telah minum segelas anggur bersoda dan segelas anggur merah dalam suatu acara malam di Kopenhagen, Denmark. Dia lalu berangkat ke Malmo, di selatan Swedia, empat jam kemudian. Dia mengira,  setelah empat jam, sistem dalam tubuhnya sudah bisa menetralisasi alkohol yang diminumnya.

Tentang keputusannya untuk mundur, politisi Demokrat Sosial itu mengatakan kepada wartawan. "Saya memilih untuk melakukan ini karena saya percaya apa yang saya lakukan adalah kesalahan serius."

Swedia adalah salah satu dari sejumlah negara yang menetapkan batas alkohol sangat rendah untuk mengemudi. Inggris (kecuali Skotlandia) dan Malta, serta Amerika Serikat menetapkan batas alkohol 0,8 gram per liter darah. (bbc)

 

Keyword : Aida Hadzialic

TERKINI
Studi Global Ingatkan Konservasi Alam Tak Bisa Abaikan Warga Lokal Pemanasan Global Disebut 5.000 Kali Lebih Cepat dari Evolusi Padi Puan Sebut Kehadiran Prabowo Tegaskan RAPBN 2027 untuk Rakyat KPK Sita 4 Mobil dari Rumah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko