Jum'at, 07/02/2020 11:01 WIB
Beijing, Jurnas.com - Jumlah kematian yang dikonfirmasi di China akibat wabah virus corona baru meningkat pada Jumat (7/2) pagi menjadi 636.
Angka ini didapat setelah Provinsi Hubei, China yang merupakan pusat awal penyebaran wabah melaporkan 69 kematian baru akibat virus tersebut.
Sementara dalam laporan hariannya, Komisi Kesehatan Nasional China di Hubei mengonfirmasi 2.447 kasus baru di provinsi itu.
Dengan demikian, kini jumlah kasus infeksi virus corona di China daratan secara keseluruhan mencapai 31.161 orang, setelah dikurangi 387 pasien yang telah pulih pada Kamis (6/2) kemarin.
Tekanan China Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Eswatini
Latihan Perang di Pasifik Barat, China Masuki Area Milik AS
Wanita di China Lempar Uang Setara Rp2,5 Miliar dari Balkon Apartemen
Epidemi yang telah berubah menjadi darurat kesehatan global, diyakini muncul pada Desember lalu dari pasar yang menjual hewan liar di ibu kota Wuhan.
Dikutip dari Channel News Asia, Hu Lishan, seorang pejabat di Wuhan, memperingatkan bahwa meskipun membangun rumah sakit dan mengubah bangunan umum untuk menampung ribuan pasien tambahan, masih terjadi kekurangan tempat tidur "parah" di wilayah tersebut.
Ada juga kekurangan "peralatan dan bahan", menambahkan bahwa para pejabat berusaha untuk mengubah hotel dan sekolah lain di kota menjadi pusat perawatan. Pihak berwenang di beberapa kota lain di China telah membatasi jumlah orang yang diizinkan meninggalkan rumah mereka.
Keyword : Virus CoronaChina