Senin, 03/02/2020 15:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Dalam tiga bukan ke depan, produksi masker di Tanah Air akan benyak diekspor ke China. Meski demikian, jangan sampai seluruh stok masker dikirim ke negeri tirai bambu tersebut.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, kebutuhan masker di dalam negeri harus lebih diprioritaskan. Di tengah merebaknya penyebaran virus corona, masyarakat Indonesia juga membutuhkan masker sebagai tindakan pencegahan.
"Salah satu demand atau permintaan terhadap masker luar biasa, mengingat sampai tiga bulan ke depan seluruh produksi masker ini diserap oleh China," ujar Airlangga di Jakarta, Senin (3/02/2020).
Menurut Airlangga negara seperti Indonesia tentunya juga harus menyiapkan kuota untuk kebutuhan di dalam negeri terlebih dahulu.
Komisi VI Minta Pemerintah Tindak Tegas Penimbun Masker di Tengah Bencana
3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla, Menkes Imbau Warga Pakai Masker
Kapal MV Hondius Bersandar di Belanda usai Heboh Kasus Virus Hanta
"Jangan sampai nanti semuanya diserap dan untuk kebutuhan di dalam negeri tidak kebagian," kata Airlangga.
Terkait dampak wabah Virus Corona terhadap perdagangan, menurut Airlangga, pemerintah masih melakukan assesment sampai minggu ini. Dalam waktu dekat rencananya Presiden Joko Widodo akan mengadakan rapat.
Keyword : Masker Virus Corona Karantina