Ratusan Koala Dibantai di Victoria

Senin, 03/02/2020 08:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Ratusan koala dilaporkan tewas di Victoria, setelah gambar memilukan muncul secara online saat penebangan pohon di 12 km barat Portland, Minggu (02/02) waktu setempat.

Gambar memilukan binatang khas Australia tersebar di media sosial dan sekarang terancam punah setelah lahan perkebunan kayu putih diratakan.

"Rumah koala sedang dimusnahkan. Saat mengetahui situasi ini, kami terbang bersama tim dokter hewan," bunyi pernyatan Pemerhati Hewan Australia dilansir nzherald.

"Dengan dukungan otoritas lokal dan penjaga satwa liar, dokter hewan berusaha menyelamatkan sebanyak mungkin hewan berharga ini," tambahnya.

Kelompok lingkungan Friends of the Earth mengatakan pembantaian koala telah terjadi selama penebangan perkebunan di dekat Cape Bridgewater.

"Kami masih mengumpulkan rincian tentang apa yang terjadi dalam kasus ini, tetapi akan muncul bahwa ada berbagai pelanggaran undang-undang, termasuk Undang-Undang Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan, yang akan kami dukung pihak berwenang untuk dikejar," kata mereka.

"Secara hukum, perusahaan yang memiliki perkebunan ini harus menyediakan `pengadu` koala untuk mengidentifikasi koala di pohon sebelum penebangan dimulai, sehingga hewan dapat dipindahkan dengan aman."

Serta ada juga tanggung jawab hukum untuk memastikan kesejahteraan koala setelah penebangan berhenti.

TERKINI
MUI Ingatkan Potensi Percaloan di Balik Wacana War Tiket Haji DPR Minta UI Utamakan Perlindungan Korban dalam Dugaan Pelecehan Seksual Trump Sebut Perang dengan Iran akan Segera Berakhir Legislator PKS: Terjadi Ketimpangan Dalam Pengelolaan Mudik 2026