Selasa, 28/01/2020 11:55 WIB
Jakarta.Jurnas.com - Dampak serangan virus corona dari China mulai dikhawatirkan pelaku ekonomi. Bahkan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berharap wabah tersebut tidak mengganggu investasi dari negeri tirai bambu tersebut.
"Kita berdoa semoga wabah virus Corona ini bisa selesai. Corona ini betul-betul buat semua orang galau. Semoga Corona tidak berdampak terhadap realisasi investasi China di Indonesia," ujar Bahlil di Jakarta, Selasa (28/01/2020).
Bahlil menuturkan, untuk saat ini, dampak pandemi Corona terhadap realisasi investasi belum terlalu signifikan.Sejauh ini, realisasi investasi China di Indonesia sendiri sudah menembus urutan kedua mengalahkan Jepang.
BKPM akan mengukur seberapa besar pengaruh Virus Corona pada akhir Februari mendatang untuk dapat melihat dampak Virus Corona tersebut. Pada Januari, lanjut Bahlil, tren realisasi investasi masih normal.
Jadi Kepala BPMA, Mawardi Prioritaskan Lifting Migas dan Efisiensi Biaya
ESDM: Pemerintah Target Penerapan BBM Campuran Etanol Mulai 2027
Menteri Bahli Sebut Proyek Abadi Masela Berpotensi Sumbang PDB Rp2.465 T
"Saya pikir dari BKPM belum ada gejala-gejala dari Virus Corona yang akan memengaruhi realisasi investasi di Indonesia," kata Bahlil.
Keyword : BahlilVirus CoronaInvestasi China