Jum'at, 17/01/2020 20:36 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengungkapkan ancaman dan teror yang kerap diterima pascamemanasnya kasus Jiwasraya dan Asabari. Hanya saja, mantan pengusaha nasional itu tak menghiraukan ancaman tersebut.
"Itu sudah makanan sehari-hari, apalagi dengan adanya kasus Jiwasraya dan Asabri," ujar Erick Thohir di Jakarta, Jumat (17/01/2020).
Erick mengatakan bahwa ancaman dan teror yang terus menerus menghampirinya berbagai macam jenisnya. Namun dirinya tidak gentar dan menyerahkan semua itu kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Menteri BUMN tersebut juga akan tetap melanjutkan program dan pekerjaannya secara maksimal, kendati ancaman serta teror terus mendatanginya.
Kejagung Lelang 90 Apartemen Benny Tjokro Senilai Rp219,7 Miliar
MA Perberat Hukuman Eks Dirjen Kemenkeu di Kasus Jiwasraya
Naik 10 Peringkat, PSSI Targetkan Indonesia Masuk Ranking 100 Besar FIFA
"Kita ketika diberi kepercayaan dan amanah seperti ini, kita kerjakan yang terbaik saja," kata Erick.
Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir menilai tindakan tegas Kejaksaan Agung dalam kasus Jiwasraya telah mengembalikan kepercayaan publik.
Keyword : Erick ThohirJiwasrayaAsabri