Inflasi Desember 2019, Terendah Selama 20 Tahun Terakhir

Jum'at, 03/01/2020 03:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Laju inflasi sepanjang 2019 sebesar 2,72 persen merupakan yang terendah dalam 20 tahun terakhir atau sejak 1999.

"Inflasi ini terendah, kalau kembali ke 1999 sebesar 2,13 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Laju inflasi yang di bawah tiga persen ini juga merupakan yang pertama kali dalam satu dekade yaitu sejak 2009 sebesar 2,78 persen.

Ia memastikan salah satu penyebab rendahnya laju inflasi tersebut adalah pengendalian harga komoditas terutama harga yang diatur pemerintah (administered prices).

Inflasi dari administered prices sepanjang 2019 hanya tercatat sebesar 0,51 persen dibandingkan tahun lalu sebesar 3,36 persen.

Inflasi dari harga yang diatur pemerintah pada 2019 juga lebih rendah dari inflasi inti sebesar 3,02 persen dan inflasi bergejolak (volatile food) sebesar 4,3 persen.

"Tahun lalu, masih ada kenaikan harga bensin yang menyumbang andil inflasi 0,26 persen dan tarif angkutan udara 0,10 persen, yang tidak lagi menjadi penyumbang inflasi 2019," katanya.

Berdasarkan data BPS, komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi nasional 2019 diantaranya emas perhiasan 0,16 persen dan cabai merah 0,15 persen.

Selain itu, tarif sewa rumah dan bawang merah masing-masing 0,10 persen serta ikan segar, rokok kretek filter dan nasi dengan lauk masing-masing 0,09 persen.

Kemudian, tarif kontrak rumah ikut memberikan andil 0,08 persen, serta bawang putih dan upah asisten rumah tangga masing-masing 0,06 persen.

TERKINI
Legislator Golkar: Negara Harus Punya Sistem Kelola Aset Rampasan Jelas Program Lentera Jiwa Pertamina Patra Niaga Jadi Harapan Baru Bagi ODGJ Ide Caption Postingan Hari Kartini yang Diperingati Besok Inilah Dalil Lengkap Puasa Senin Kamis Beserta Niatnya