Perusahaan Jerman Siap Produksi Mobil Listrik secara Massal

Sabtu, 28/12/2019 07:10 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Perusahaan otomotif asal Jerman, Volkswagen mengatakan bahwa pihaknya akan mempercepat produksi mobil listriknya menjadi 1,5 juta kendaraan pada tahun 2025, naik dari yang sebelumnya direncanakan 1 juta.

Program "ID" perusahaan ini menuntut berbagai kendaraan di beberapa merek Volkswagen, semuanya menampilkan platform kendaraan listrik "MEB" yang serbaguna. Rencana baru ini sebagian besar didasarkan pada peluncuran cepat, dan peningkatan produksi, platform MEB.

Kendaraan listrik pertama yang diproduksi secara massal oleh perusahaan, yang dikenal sebagai ID.3, mulai berproduksi pada bulan September di pabrik manufaktur Volkswagen di Zwickau, Jerman.

"2020 akan didominasi oleh pengenalan pasar keluarga ID," sebuah pernyataan perusahaan mengatakan pada Jumat (27/12) dilansir UPI.

Mobil ID.3 pertama akan muncul di jalan-jalan Eropa di musim panas. Selama beberapa tahun ke depan, Volkswagen bermaksud untuk menjadi pemimpin pasar dunia dalam mobilitas elektronik.

Target strategis 1 juta mobil listrik diperkirakan akan mencapai akhir 2023, dua tahun lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.

"Merek Volkswagen mengharapkan 1,5 juta mobil listrik akan diproduksi pada tahun 2025," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa perusahaan akan menginvestasikan lebih dari $ 36 miliar dalam program kendaraan listriknya. Volkswagen juga banyak berinvestasi dalam produksi dan peningkatan sel baterai.

Perusahaan menyatakan optimisme yang sama hampir satu dekade yang lalu, dengan prediksi bahwa itu akan menjadi produsen kendaraan listrik terkemuka di dunia pada tahun 2020.

Sementara produksi belum sesuai dengan rencana, Volkswagen telah membangun kembali pabrik Jerman untuk membangun 330.000 kendaraan listrik per tahun, dan telah menambahkan kemampuan produksi kendaraan listrik ke pabriknya di Chattanooga, Tenn dan Anting, China.

TERKINI
Kerugian Perang Lebanon Capai 25 Miliar Dolar AS Putusan Praperadilan, Hakim Perintahkan Polda Metro Usut Kasus Andrie Yunus KPK Terbitkan Sprinduk Baru, Usut Korupsi Jalur Kereta di Sumsel Ini Lima Negara Asia yang Paling Sering Lolos ke Piala Dunia