Kamis, 26/12/2019 16:38 WIB
Riyadh, Jurnas.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang menyatakan mendukung putusan dan penanganan cepat Arab Saudi dalam menangani kasus jurnalis Jamal Khashoggi.
"Kasus ini dapat ditangani dengan tepat di bawah kerangka peradilan Arab Saudi. Ini merupakan masalah urusan internal Saudi yang tidak boleh dipolitisasi dan diinternasionalisasikan," kata Shuang.
Pengadilan pidana Riyadh menjatuhkan hukuman mati lima orang dan tiga lainnya dihukum penjara atas kasus pembunuhan Khashoggi tahun lalu pada Senin (23/12).
Tiga terdakwa yang dijatuhi hukuman penjara selama 24 tahun dinyatakan bersalah karena menyembunyikan masalah tersebut.
UEA dan Dewan Teluk Kecam Serangan Drone di Arab Saudi
Kapal Arab Saudi Rusak Akibat Serangan di Laut Merah
Laut Merah Memanas, Saudi Serang Situs Militer Houthi
Hingga kini pengadilan pidana Riyadh belum merilis nama-nama terdakwa karena masih memberikan kesempatan pelaku kejahatan tersebut untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.
Wakil jaksa penuntut umum dan juru bicara Saudi, Shalaan Al-Shalaan, mengatakan penyelidikan membuktikan tidak ada permusuhan sebelumnya antara terdakwa dan Khashoggi.
"Investigasi menunjukkan bahwa pembunuhan itu tidak direncanakan ... Keputusan diambil secara mendadak," katanya.
Ia mengatakan, tim melihat bahwa mustahil untuk memindahkan Khashoggi ke tempat yang aman untuk melanjutkan negosiasi, mereka memutuskan untuk membunuhnya.