Kuba Menunjuk Perdana Menteri Baru Setelah 40 Tahun

Minggu, 22/12/2019 14:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kuba menunjuk perdana menteri baru setelah lebih dari empat dekade sejak jabatan itu dihapuskan ketika Fidel Castro menjadi presiden, Sabtu (21/12) waktu setempat.

Menteri Pariwisata Manuel Marrero Cruz, 56, ditunjuk untuk jabatan tersebut oleh Majelis Nasional Kekuatan Rakyat, parlemen legislatif Kuba, dilansir aa, Minggu (22/12).

Marrero, yang dicalonkan untuk jabatan oleh Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, akan menjalani masa jabatan lima tahun, sesuai dengan amandemen konstitusi baru yang disetujui pada bulan April.

Diaz-Canel sebelumnya mengatakan dia mencalonkan Marrero sebagai perdana menteri karena dia bekerja keras dan jujur, serta karena kerja efektifnya yang dilakukan selama 16 tahun sebagai menteri pariwisata.

Setelah amandemen konstitusi yang baru, Diaz-Canel terpilih sebagai presiden negara itu pada bulan Oktober.

Amandemen konstitusi pada tahun 1976 dibuat di bawah Castro dan jabatan presiden diubah menjadi Presiden Dewan Menteri.

Amandemen konstitusi baru membuka jalan bagi negara untuk memilih presiden pertamanya dalam 43 tahun.

TERKINI
Ini 5 Waktu Terbaik untuk Berdoa di Hari Jumat Pakistan Ancam Perangi India jika Lanjutkan Proyek "Politisasi" Sungai 3 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Piala Dunia Andoni Iraola Resmi Jadi Pelatih Kepala Liverpool