Senin, 02/12/2019 09:21 WIB
Vatican City, Jurnas.com - Paus Fransiskus (Francis), pemimpin Vatikan, mendesak penduduk dunia tak berlebihan dalam berbelanja menjelang Natal. Ia menyebutnya sebagai virus yang menyerang iman dan melukai orang yang membutuhkan.
"Ketika Anda hidup untuk hal-hal tidak pernah cukup, keserakahan tumbuh, orang lain menjadi hambatan dalam suatu perlombaan," katanya dalam homili Misa, mengutuk di banyak tempat di dunia saat ini konsumerisme sangat merajalela.
Fransiskus menyampaikan hal itu di antara dua hari belanja terbesar tahun ini di negara-negara kaya seperti Amerika Serikat (AS), Black Friday dan Cyber Monday.
Dilansir dari Reuters, penjualan daring (online) di AS mencapai USD7,4 miliar pada Jumat (29/11), naik hampir 20% dari tahun lalu.
Nama Dicatut untuk Hoaks, Menteri HAM Siap Tempuh Jalur Hukum
20+ Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi yang Penuh Makna
Mengenal Catur Brata Penyepian, 4 Larangan Saat Hari Raya Nyepi
Fransiskus mengatakan, konsumerisme adalah virus yang merusak iman karena membuat orang lupa saudara yang sangat membutuhkan kebutuhan dasar di luar sana.
Karena itu, ia mendesak orang-orang untuk menentang gemerlap konsumerisme yang menyilaukan, yang akan bersinar di mana-mana bulan ini menjelang Natal.