Rabu, 20/11/2019 16:20 WIB
Hanoi, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) mengumumkan pada Rabu (20/11) bahwa mereka akan memberikan kapal penjaga pantai untuk Vietnam, dalam rangka menambah armada kapal negara tersebut.
Dengan kapal ini, Washington berharap Hanoi dapat meningkatkan kemampuannya untuk berpatroli di Laut China Selatan, di tengah ketegangan dengan China.
Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengungkapkan keputusan itu dalam pidato di Vietnam, yang muncul sebagai lawan paling vokal di Asia atas klaim teritorial Beijing di Laut China Selatan.
"Upaya sepihak China untuk menegaskan klaim kelautan tidak sah, mengancam akses negara-negara lain ke sumber daya alam yang vital, merusak stabilitas pasar energi regional, dan meningkatkan risiko konflik," kata Esper dikutip dari CNA.
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait
Senat AS Sahkan Anggaran Imigrasi Ala Trump Rp1.268 T
Tok! Parlemen AS Sepakat Hentikan Aksi Militer terhadap Iran
Bukan kali ini saja AS menyentil China di Laut China Selatan. Pada Mei lalu, Washington berlayar ke dekat pulau-pulau yang masuk dalam teritori Laut China Selatan.
Juru bicara militer AS, Clay Doss kala itu mengatakan bahwa kapal perusak berpeluru kendali, Preble dan Chung Hoon melakukan perjalanan 12 mil laut dari Gaven dan Johnson Reef di Kepulauan Spratly.