Sabtu, 16/11/2019 21:37 WIB
New York, Jurnas.com - Sejumlah restoran di Amerika Serikat (AS) mulai menghilangkan ruangan makan bagi para pelanggan. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya permintaan pengiriman makanan melalui aplikasi daring.
Chopt Creative Salad Co, salah satunya. Tidak seperti 61 restoran lainnya di New York, restoran tersebut tidak memiliki ruang makan sama sekali.
Hal serupa juga diterapkan oleh Chick-fil-A Inc, perusahaan makanan cepat saji yang berbasis di Atlanta. Kedua restorannya di Nashville dan Louisville hanya melayani pemesanan daring, dengan pilihan pengiriman ke rumah (delivery) atau diambil langsung (pickup).
Chick-fil-A juga membuka tiga dapur delivery percobaan tahun ini di Chicago, Los Angeles, dan San Fransisco, yang dijalankan oleh platform pengiriman DoorDash Inc.
AS Cabut Lisensi Perizinan Penjualan Minyak Iran
Pochettino Buka Suara Usai AS Tersingkir di Piala Dunia
25 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Sepekan Terakhir
Dikutip dari Reuters pada Sabtu (16/11), dapur gelap atau dapur virtual dianggap lebih menguntungkan, karena dapat menghemat tenaga kerja. Dapur virtual juga tidak memerlukan bangunan fisik.
"Kami berharap konsep ini benar-benar dapat meningkatkan standar kenyamanan pelanggan," kata CMO Chopt.
Pada 5 November lalu, perusahaan kopi Starbucks Corp membuka dapur virtual pertamanya di tengah kota Manhattan, AS, di mana pelanggan hanya bisa memesan via aplikasi.