Senin, 11/11/2019 18:06 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Memaknai nilai-nilai kepahlawanan memiliki perspektif yang beragam. Bagi Anggota MPR dari Fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun misalnya, memaknai nilai kepahlawanan dengan cara memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Politisi Partai Golkar itu mengatakan, menjaga cita-cita para pendiri bangsa sesuai yang termaktub di dalam konstitusi, mencerdaskan kehidupan bangsa, menjaga ketertiban dunia dan mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia adalah sebagian dari nilai-nilai kepahlawanan.
"Menjadi Anggota DPR bagaimana menjaga kode etik, kemudian bagaimana menjaga nilai-nilai kebangsaan itu tetap tumbuh di masyarakat, itu juga bagian dari melestarikan nilai-nilai kepahlawanan," kata Misbakhun, dalam diskusi Empat Pilar dengan tema "Memaknai Semangat Hari Pahlawan", di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/11).
Sebagai anggota Komisi XI DPR yang membidangi ekonomi dan keuangan, Misbakhun menyebut, menyerukan untuk membayar pajak kepada masyarakat juga bagian dari memaknai nilai kepahlawanan.
Lantik 3 Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR, Siti Fauziah Titip Pesan Ini
Jaga Daya Beli, Legislator Minta APBN 2027 Berpihak pada Kelas Menengah
Komisi XI DPR Prediksi Kenaikan Harga Pertamax Dorong Kenaikan Inflasi
"Kebetulan saya di komisi ekonomi yaitu komisi XI selalu menggelorakan bayarlah pajak anda, kepada negara sesuai kewajiban yang anda pikul," terang politisi Partai Golkar itu.
Sebab, kata Misbakhun, karena dengan membayar pajak, maka akan menjadi pahlawan bagi pembangunan. "Melestarikan nilai-nilai kepahlawanan itu adalah membayar pajak kepada negara dengan baik, tertib sesuai kewajiban kita, itu adalah nilai-nilai kepahlawanan di zaman modern sekarang," katanya.
Keyword : Warta MPRHari PahlawanMukhamad Misbakhun