Rabu, 06/11/2019 11:39 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wilayah Papua berpotensi terjadi konflik isu SARA dan konflik horizontal hingga politik uang saat pelaksanaan Pilkada serentak 2020.
Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/11). Menurutnya, TNI akan dilibatkan dalam pengamanan dari mulai tahapan Pilkada serentak 2020.
"Adapun daerah yang diperkirakan berpotensi konflik karena isu SARA, konflik horizontal dan politik uang adalah wilayah Papua," kata Hadi.
Kata Jadi, guna mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak tersebut TNI menyiagakan personel dan alutsista untuk perbantuan kepada Polri sesuai dengan Undang-undang dan aturan yang berlaku.
Legislator Apresiasi Langkah Cepat Panglima TNI Amankan Pasukan di Lebanon
Komnas HAM Akan Panggil Panglima TNI soal Kasus Penyiraman Andrie Yunus
Kesiapsiagaan TNI Respons Wajar Hadapi Eskalasi Konflik Global
"Pada Pemilu yang lalu TNI mengerahkan kekuatan sebesar 2/3 dari kekuatan yang dikerahkan oleh Polri," terang Hadi.