Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja, Kemenaker Dorong Pemda Terus Benahi BLK

Senin, 04/11/2019 18:52 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah meminta kepada pemerintah daerah (Pemda), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota di seluruh Indonesia untuk memberikan perhatian lebih pada program peningkatan kompetensi angkatan kerja.

Pemda harus memberdayakan balai-balai latihan kerja (BLK) di daerah masing-masing sehingga calon tenaga kerja bisa meningkatkan kualitas, kompetensi dan daya saing.

"Kami dari pusat akan mendorongnya (peningkatan BLK), tapi memang membutuhkan political will dari kepala daerah," kata Menteri Ida di Ruang Kerja Komisi IX DPR RI, Nusantara 1, Senayan, Jakarta, Senin (04/11/2019).

Menurutnya, saat ini diseluruh Indonesia, baru ada 168 BLK yang kondisinya masih bagus. Sementara ribuan BLK lainnya masih memerlukan sentuhan `revitalisasi` menyangkut sarana dan prasarana di BLK tersebut.

"168 itu masih bagus. Selebihnya kan BLK itu diserahkan ke daerah. Dikelola oleh temen-temen kabupaten atau kota maupun provinsi. Memang masih membutuhkan sentuhan program," ujar dia.

Untuk itu Menteri Ida berencana untuk bersilaturrahmi ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian guna mendiskusikan persoalan tersebut.

"Rencananya kami akan silaturahmi ke mendagri, syukur-syukur kami bisa silaturrahmi dengan kepala daerah, akan diagendakan (waktunya)," ujar dia.

Pada kesempatan itu, Ida juga meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) untuk memfasilitasi calon tenaga kerja dengan memberikan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan industri.

"Kita mendorong kepada perusahaan-perusahaan swasta melalui apindo agar mensupport memberikan kesempatan BLK nya untuk diberikan kepada calon tenaga kerja kita," ujar Menteri Ida

TERKINI
10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna 71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan