Senin, 28/10/2019 08:05 WIB
Washington, Jurnas.com - Politisi Partai Demokrat, Joe Biden, mengkritik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, karena memberikan posisi terhadap putri dan menantunya di Gedung Putih.
Pernyataan ini sebagai serangan balik atas kampanye Trump di Facebook, yang mencitrakan calon presiden Demokrat tersebut telah melakukan pekerjaan korup.
Disebutkan, menurut Associated Press pada Senin (28/10), putra Biden, Hunter melakukan tindak korupsi di Ukraina, ketika Biden menjabat sebagai wakil presiden.
Sebuah pernyataan yang disampaikan dalam wawancara `60 Minutes` pada Minggu (Senin waktu setempat) di CBS, Biden menyebut iklan serangan Trump sebagai "kebohongan datar." Setidaknya satu jaringan televisi telah menolak untuk menyiarkannya.
Trump Janji Kirimkan 5.000 Pasukan Tambahan ke Polandia
Presiden Lai Ching-te Ingin Bicarakan Nasib Taiwan dengan Trump
Tiga Warga AS Tewas Akibat Terpapar Zat Misterius
Mantan wakil presiden itu mengatakan kepada CBS bahwa dia tidak suka "mengejar" anak-anak politisi. Namun dia mengatakan tidak ada anak-anaknya yang akan bekerja di Gedung Putih, seperti yang dilakukan Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner.
Keyword : Joe BidenDonald TrumpAmerika Serikat