Rabu, 23/10/2019 11:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo usai menyebutkan satu persatu nama Menterinya yang dinamai Kabinet Indonesia Maju menyatakan, agar tidak melakukan korupsi dan tidak terjebk pada rutinitas monoton, serta diperintahkan berorientasi pada hasil nyata.
"Jangan Korupsi. Menciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi. Kedua, tidak ada visi misi menteri. Yang ada visi misi Presiden dan Wakil Presiden," ujar Jokowi.
Jokowi juga akan memecat bagi menterinya yang dianggap tidak serius dalam bekerja. Dan disarankan akan menterinya tidak terjebak dengan rutinitas monoton. "
"kerja cepat, kerja keras, kerja produktif," tegas Jokowi.
KPK Panggil Ipar Jokowi, Billy Beras Terkait Korupsi DJKA
KPK Akan Klarifikasi Kaesang Pangarep dan Istri Pakai Jet Pribadi ke AS
KPK Ingatkan Pejabat yang Baru Dilantik untuk Lapor LHKPN
Berikut ini tujuh poin perintah Joko Widoda kepada menterinya.
1. Jangan Korupsi, ciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi.
2. tidak ada visi misi menteri. Yang ada visi misi Presiden dan Wakil Presiden.
3. Kerja cepat, kerja keras, kerja produktif
4. Jangan terjebak rutinitas yang monoton
5. Kerja Berorientasi pada hasil nyata. Tugas Kita tidak hanya menjamin sent, tapi delivered
6. Selalu cek masalah di lapangan dan temukan solusinya.
7. Semuanya harus serius dalam bekerja. Saya pastikan tidak bersungguh-sungguh, tidak serius, bisa saya copot di tengah jalan