Selasa, 22/10/2019 14:40 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menjelang pengumuman susunan Kabinet Kerja jilid II, publik masih bertanya-tanya siapa yang akan menjadi menteri di kabinet 5 tahun ke depan. Bahkan, beberapa nama sudah beredar jauh sebelum pelantikan Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.
Salah satunya Erick Thohir yang merupakan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin. Pengusaha sekaligus Pendiri Mahaka Group ini dikabarkan akan mengisi posisi menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamet Setiawan mengungkapkan jika Erick Thohir yang mengisi jabatan tersebut, maka kekhawatiran akan terjadinya conflict of interest sangat besar. Pasalnya, ia menilai jaringan bisnis Erick Thohir dan keluarganya cukup besar.
“Sangat rentan sekali. Walaupun menteri sebelumnya (Rini Soemarno) juga punya perusahaan tetapi tidak begitu terlihat. Berbeda dengan keluarga Erick Thohir yang sudah menjadi sorotan. Sehingga kemungkinan conflict of interest sangat besar sekali,” kata Mamet saat dihubungi, Jakarta, Selasa (22/10).
Erick Thohir: Kekalahan dari Bulgaria Jadi Pelajaran untuk Timnas Indonesia
Ketum PSSI Sebut FIFA Series 2026 Jadi Ujian Perdana Era John Herdman
Indonesia Satu Grup dengan Vietnam di Piala ASEAN 2026
Oleh sebab itu, ia berharap jika Erick Thohir dapat mengisi pos Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sebab ia melihat prestasi Erick selama ini di bidang kepemudaan dan olahraga terbilang sangat bagus.
“Tetapi akan lebih pas sebagai Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga). Karena punya pengalaman dalam penyelenggaran Asian Games 2018 dan beberapa jabatan di bidang keolahragaan,” imbuhnya.
Keyword : Kabinet JokowiMenteri BUMNErick Thohir