Borneo dalam Busana di Indonesia Fashion Week 2020

Kamis, 10/10/2019 23:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) siap menggelar ajang fashion dan budaya terbesar di tanah air, yakni Indonesia Fashion Week (IFW) 2020.

Untuk kali kedua, Kalimantan menjadi wilayah yang ragam budayanya diangkat oleh gelaran fashion terbesar di Indonesia ini.

“Tales of the Equator” – Treasure of the Magnificent Borneo menjadi tema pilihan APPMI untuk memperkenalkan budaya Kalimantan ke mata dunia melalui fashion. Mulai dari budaya suku Dayak, Kutai dan Banjar.

Ketua umum APPMI dan Presiden IFW Poppy Dharsono mengungkapkan tema budaya Kalimantan yang diangkat ini merupakan komitmen nyata APPMI demi kemajuan dan pengembangan promosi khasanah Indonesia.

Borneo, menurut Poppy merupakan wilayah yang memiliki budaya yang sangat beragam dan seperti tak pernah habis untuk menjadi inspirasi di industri fashion.

"Borneo akan ditransformasikan dalam karya-karya desainer ternama melalui sejumlah kategori fashion antara lain ready to wear, conventional, kontemporer hingga modest fashion," ucap Poppy.

Keragaman budaya di Kalimantan akan terus berkembang dan menarik jika disatukan dengan identitas modern. Karena akan melahirkan karya-karya yang indah dan mengagumkan.

Selain itu, perlindungan budaya dan sejarah Indonesia diharapkan makin meningkat. Selain itu, diharapkan bisa menggerakan ekonomi secara berkesinambungan terutama untuk pengrajin. 

"Luasnya pulau Borneo membuat banyak daerah yang belum terjangkau pada penyelenggaraan IFW yang lalu. Karena itu kami kembali menjadikan Kalimantan sebagai sumber inspirasi untuk IFW 2020 dimana beragam karya fashion akan ditampilkan baik ready to wear, kontemporer dan modest wear," kata Poppy.

TERKINI
Hari Ini, Rawit Merah Rp63.850 per Kilogram Legislator PKB: Skandal Seksual di Pesantren Pati Pelanggaran HAM Berat Naik Rp30.000, Harga Emas Antam jadi Rp2,79 Juta per Gram Trump Tangguhkan Sementara Operasi Pemindahan Kapal di Selat Hormuz