Gus AMI Punya Solusi Bereskan Reforma Agraria
Kamis, 10/10/2019 17:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Potensi Indonesia sebagai negara agraris kepualauan yang subur ternyata belum terkelola dengan baik.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar (AMI) mengakui persoalan agraria di Indonesia hingga saat belum menemukan solusi yang tepat.
"Perlu langkah-langkah nyata dan kongkrit dalam pembaharuan reforma agrarian," ujar Gus AMI dalan diskusi publik bertajuk “Reforma Agraria untuk Kedaulatan Pertanian Indonesia” di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh 9, Jakarta Pusat, Kamis 10 Oktober 2019.
Kata
Gus AMI, potensi Indonesia dibidang pangan sangatlah besar dan luas. Bahkan Indonesia bisa menjadi sumber pangan dunia jika potensi itu dikelola dengan baik.
"Negara kita bisa menjadi sumber pangan dunia, karena punya iklim tropis dan lahan yang subur. Kuncinya adalah bagaimana ini dikelola dengan baik," beber
Gus AMI, yang juga sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Bagi
Gus AMI, problem yang terjadi selama ini adalah karena belum ada political will (kemauan politik) yang sunggu-sungguh dari semua elemen bangsa dalam menjalankan reforma agraria. Buktinya, penguasaan lahan oleh golongan kayabterlalu dominan, sedangkan masyarakat petani gurem hanya mengelola lahan seadanya, bahkan tidak punya lahan garapan.
"Maka kita harus bersatu. Baik orang kaya yang memiliki lahan yang besar maupun petani gurem yang tidak memiliki lahan harus menjadi bagian yang utuh dan bersatu dalam melahirkan Indonesia yang mandiri, berkontribusi bagi dunia melalui kebutuhan suplai pangan,” tegas
Gus AMI.
Gus AMI berpandangan masalah agraria di Indonesia bukan berkaitan dengan iklim, bukan pula berkaitan dengan tenaga kerja, serta sumberdaya pertaniannya.
“Tapi yang menjadi masalah adalah tanahnya. Dan tanah sejak UU Agraria 24 september 1960 belum mampu kita implementasikan dengan tepat,” papar dia.
Dituturkan
Gus AMI, berbagai model dan strategi memang sudah dilakukan, namun tetap saja ada kebuntuan dalam implementasinya.
Maka harus ada gerakan pendobrak yang dapat menuntaskan program reforma agraria.
TERKINI
Ini Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Sesuai Syariat Islam
KPK Periksa Pengusaha Heri Black Terkait Korupsi Bea Cukai
KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Korupsi Kuota Haji
Positif Narkoba, Masinis Tabrakan Maut di Bangkok Jadi Tersangka