Kamis, 03/10/2019 15:55 WIB
Teheran, Jurnas.com - Iran menutup dua penyeberangan perbatasan ke Irak, yang sering digunakan oleh para peziarah Iran, menyusul insiden kerusuhan di Baghdad.
Menurut laporan kantr berita semi resmi, Mehr, Jenderal Qasem Rezaei mengatakan bahwa penyeberangan Khosravi dan Chazabeh telah ditutup sejak Rabu (2/10) malam dilansir dari Reuters.
Sementara pejabat senior Iran menyampaikan bahwa penyeberangan lainnya tetap dibuka, untuk melayani warga Iran yang hendak berziarah ke Irak.
Seperti diketahui, tujuh orang dilaporkan tewas pada Rabu (2/10) setelah pasukan keamanan Irak menembaki pengunjuk rasa di hampir seluruh wilayah negara tersebut.
IRGC Sebut Tembak Jatuh Drone AS yang Melintasi Perairan Iran
Berkaca dari Perang Irak, Trump Sebut AS Tak akan Ganggu Militer Iran
AS Kirim Revisi Kerangka Perdamaian dengan Iran, Syarat Makin Ketat
Unjuk rasa ini merupakan aksi yang sudah berjalan dua hari, yang berisi tunututan pekerjaan dan mendesak pemerintah meningkatkan layanan, serta mengakhiri praktik korupsi di pemerintahan.
Kematian tujuh warga ini menambahkan kematian akibat kerusuhan menjadi sembilan orang dalam dua hari. Protes sehari sebelumnya di Baghdad dan Nasiriyah menewaskan dua orang.
Keyword : IranIrakKerusuhan Demonstran