Irak Tidak Rela Wilayahnya Dijadikan Medan Perang

Minggu, 29/09/2019 23:10 WIB

Baghdad, Jurnas.com - Kementerian Pertahanan Irak menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan wilayah negaranya kembali menjadi medan perang.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Irak, Tahsin al-Khafaji menanggapi pernyataan duta besar Iran untuk negaranya Iraj Masjidi tentang kemungkinan serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

Dubes Iran untuk Baghdad itu mengatakan, jika AS menyerang negaranya maka pasukan Iran akan melakukan balasan terhadap perwakilan AS di Irak atau daerah lainnya.

"Kami tidak akan membiarkan Irak menjadi zona perang," tegas al-Khafaji.

Al-Khafaji mengungkapkan, pihaknya menolak ancaman dari Iran dan AS tidak akan menguntungkan negaranya. Ia menekankan, wilayah Irak adalah garis merah bagi mereka.

"Irak tidak akan menjadi tempat untuk menyerang Iran, begitu juga kami tidak akan mengizinkan misi AS di wilayah kami terancam," kata al-Khafaji.

"Jika AS melakukan serangan militer terhadap Iran, kami akan melakukan pembalasan dengan keras. Kami akan menyerang pasukan AS di mana pun mereka berada di Irak atau di daerah lainnya di dunia," ujar Masjidi.

TERKINI
Sony Sonjaya Bakal Bongkar Dugaan Keterlibatan Tokoh Besar Dikasus MBG Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Jemaah RI Gelombang Kedua Ditingkatkan Konsumsi Sayuran Ini untuk Bantu Proses Pencernaan 7 hobi yang Disebut Bisa Memperpanjang Umur, Benarkah?