Iran Meradang Dituding Tunggangi Serangan Kilang Minyak Arab Saudi

Selasa, 24/09/2019 16:58 WIB

Teheran, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Jawad Zarif, meradang setelah Prancis, Jerman dan Inggris menuding Iran menunggangi serangan yang menyasar kilang minyak Arab Saudi.

Lewat akun Twitter pribadinya, Zarif mengatakan, ketiga negara Uni Eropa (UE) itu gagal memenuhi komitmennya masing-masing dalam perjanjian nuklir 2015.

Sejak Mei 2018 lalu, kata Zarif, Jerman, Prancis dan Inggris telah gagal memenuhi komitmen mereka dalam perjanjian nuklir tanpa izin Amerika Serikat (AS).

"Tiga negara Uni Eropa telah gagal memenuhi komitmen mereka dalam perjanjian nuklir setelah AS menarik diri secara sepihak," ungkap Zarif dilansir dari Andolu.

"Tidak akan ada perjanjian baru sebelum perjanjian yang ada dipatuhi," tegas Zarif menanggapi pernyataan dari negara-negara UE terkait perundingan perjanjian nuklir baru.

Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengeluarkan pernyataan bersama kemarin di New York.

"Jelas bahwa Iran memikul tanggung jawab atas serangan ini. Tidak ada penjelasan yang masuk akal selain itu. Kami mendukung penyelidikan untuk mencapai rincian lebih lanjut," ungkap pernyataan ketiga pemimpin itu.

TERKINI
Transformasi Transmigrasi, Tim Ekspedisi Patriot Disiapkan Bangun Industri KPK Berpeluang Panggil Raja Juli Terkait Korupsi Pelepasan Lahan Kuansing Empat Klub Liga Premier Disanksi UEFA, Aston Villa Terberat Bupati Kuansing Terjerat Suap Jabatan dan Pelepasan Kawasan Hutan