Senin, 16/09/2019 18:12 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Setelah disahkan menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui sidang Paripurna DPR, Ketua KPK terpilih Irjen Firli Bahuri menyampaikan ucapan syukur. Sebab, menjadi pimpinan lembaga adhoc itu merupakan amanah yang Tuhan berikan.
Menurutnya, tugas baru sebagai pimpinan KPK yang akan diemban ke depan menjadi tantangan tersendiri dalam pemberantasan korupsi. Dimana, tugas baru tersebut sebagai takdir yang diberikan oleh Tuhan kepada umatnya.
"Kami berlima sudah dikenalkan Ketua DPR RI bahwa kami terpilih dan ini jadi tantangan tersendiri buat kita karena ini amanah dari Allah," kata Firli, usai mengikuti rapat Paripurna DPR, Jakarta, Senin (16/9).
"Saya selalu katakan dengan kawan-kawan bahwa setiap manusia pasti ada takdirnya. Dan Allah akan memberikan kepercayaan, jabatan, amanah kepada orang-orang yang dikehendaki. Kebetulan sekarang kami berlima diberi mandat, amanah oleh Allah dan tentu kami berlima akan memegang teguh amanah itu," tambahnya.
KPK Apresiasi Putusan MK: Meminimalkan Benturan Kepentingan
Ketua KPK Bantah Pimpinan Beda Sikap Soal Tersangka Korupsi Kuota Haji
Pimpinan dan Dewas KPK Periode 2024-2029 Bakal Jalani Program Induksi
Dalam kesempatan itu, Firli menyampaikan, tidak akan ada satu individu yang bisa lepas dalam membebaskan korupsi. Menurutnya, pemberantasan korupsi agar pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik.
"Untuk itu seluruh lapisan masyarakat maupun rekan-rekan di KPK, saya ada satu tujuan yaitu memberantas korupsi. Dengan begitu seluruh pembangunan nasional bisa berjalan, yang mana tujuan pembangunan kita gimana alinea keempat UUD 1945," terangnya.
Keyword : Pimpinan KPKCapim KPKRevisi UU KPK