Minggu, 15/09/2019 18:10 WIB
Ankara, Jurnas.com - Kementerian Pertahanan Turki, menyampaikan bahwa bagian terakhir dari baterai kedua sistem pertahanan rudal S-400 Rusia sudah tiba di ibu kota Ankara.
Memperhatikan bahwa proses pengiriman baterai S-400 kedua dimulai pada 27 Agustus, Kemenlu Turki, mengatakan transfer selesai di Murted Airbase pada Minggu (15/9).
"Pengiriman peralatan baterai pertama dilakukan pada 12-25 Juli," tambahnya.
Saat ini, pemasangan sistem sedang berlangsung dan personil militer Turki sedang dilatih tentang penggunaan sistem. Sistem ini diproyeksikan beroperasi pada April 2020.
Pada Juli, Amerika Serikat (AS) menangguhkan keterlibatan Turki dalam program jet tempur F-35. Donald Trump mengatakan, pengadaan sistem pertahanan rudal S-400 Rusia dapat membahayakan F-35.
Tok! Parlemen AS Sepakat Hentikan Aksi Militer terhadap Iran
AS Kawal Puluhan Kapal Dagang Lintasi Selat Hormuz
Iran Bersihkan 50 Akses Terowongan Setelah Serangan AS-Israel
Sebelumny, Turki mengatakan, Ankara akan membahas pembelian rudal Patriot AS dalam pertemuan antara para pemimpin kedua negara akhir bulan ini.
"Saya mengatakan apa pun paket S-400 yang kami dapatkan, kami dapat membeli Patriot dengan jumlah yang sama dari Anda," kata Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan kepada kantor berita Reuters dalam sebuah wawancara di Istanbul, Jumat (13/9)
"Tapi saya bilang kita harus melihat kondisi yang setidaknya cocok dengan S-400," tambahnya.
Keyword : S-400 RusiaAmerika SerikatTurki