Kamis, 12/09/2019 08:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Nigeria mengevakuasi ratusan warga negara dari Afrika Selatan setelah serangkaian serangan anti-imigran, Rabu (11/09) waktu setempat.
Menteri Luar Negeri Nigeria Geoffrey Onyeama mengatakan 640 warga Nigeria telah terdaftar untuk evakuasi, dengan kelompok pertama yang terdiri dari 313 orang meninggalkan negara itu Rabu dan sisanya akan berangkat minggu depan.
Onyeama menambahkan mereka akan diterima oleh manajemen senior Kementerian Luar Negeri setibanya di Abuja.
Maskapai penerbangan swasta Nigeria Air Peace menawarkan diri untuk menerbangkan orang kembali ke kota terbesar di Nigeria, Lagos, secara gratis.
Sidang Serius Jadi Viral Gara-gara Tisu di Jidat Eks Kepala Polisi
Afrika Selatan Tawarkan Jadi Mediator Konflik AS-Israel vs Iran
Piala Afrika 2025, Maroko dan Afrika Selatan ke 16 Besar
Lebih dari 700 orang dari negara lain seperti Malawi dan Zimbabwe juga mengungsi ke pusat-pusat komunitas.
Evakuasi datang setelah 12 orang, termasuk dua warga negara asing, tewas dalam serangan yang menargetkan lebih dari 1.000 bisnis milik asing di Pretoria dan Johannesburg.
Afrika Selatan untuk sementara waktu menutup kedutaannya di Nigeria setelah serangan itu, kata seorang jurubicara menteri.
Keyword : Afrika Selatan Nigeria Serangan Anti-Migran