Sabtu, 07/09/2019 22:20 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Para pemimpin dan perwakilan negara-negara Amazon menandatangani perjanjian untuk melindungi hutan hujan tropis terbesar di dunia, Sabtu (07/09).
"Pakta Leticia Amazon muncul ketika kebakaran hebat telah membakar ribuan hektar hutan," bunyi pernyatan negara-negara Amerika dilansir China.org.
Presiden Kolombia, Bolivia, Ekuador dan Peru, serta wakil presiden Suriname dan menteri sumber daya alam Guyana menghadiri pertemuan puncak selama perjanjian tersebut ditandatangani.
Presiden Brasil Jair Bolsonaro berpartisipasi melalui tautan video, sementara menteri luar negerinya hadir secara langsung.
DPR Soroti Minimnya Kesiapan Pemerintah Hadapi Ancaman Karhutla
Spanyol Catat Lebih dari 121.000 Warga Terdampak Kebakaran Hutan
Kebakaran Hutan di Madrid, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Negara-negara penandatangan mengumumkan bahwa mereka akan mencari strategi dan bertindak untuk memerangi penebangan dan kebakaran hutan, yang mencemari paru-paru dunia.
Amazon memiliki lebih dari 50 persen hutan tropis di dunia. Selama pembukaan KTT, Presiden Kolombia Ivan Duque mengajukan permohonan untuk melindungi hutan hujan.
Duque mengatakan bahwa perlu untuk membangun "koordinasi langsung di antara semua unit manajemen dan perawatan bencana alam untuk menghadapi kebakaran hutan."
Keyword : Hutan Amazon Kebakaran Hutan Pemerintah Brazil