Penerbangan Dibatalkan Setelah Bandara Sasaran Pengunjuk Rasa Hong Kong

Minggu, 01/09/2019 19:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Lebih dari selusin penerbangan dibatalkan pada Minggu ketika ribuan aktivis pro-demokrasi memblokir rute ke bandara Hong Kong, sehari setelah pengunjukrasa dan polisi bertempur dalam beberapa kekerasan terburuk yang terlihat di kota itu sejak kerusuhan dimulai tiga bulan lalu.

Setidaknya 16 penerbangan dibatalkan, situs web bandara mengatakan, dengan ruang keberangkatan dipenuhi dengan tumpukan penumpang yang berjuang untuk mencapai terminal.

Sebelumnya, operator kereta Airport Express menangguhkan layanan setelah stasiun dikepung, sementara pengunjuk rasa berpakaian hitam membangun barikade di terminal bus dan berusaha menghentikan lalu lintas di jalan utama menuju fasilitas.

Dilansir Afp, para penumpang yang terdampar terpaksa meninggalkan lift mereka dan menyeret barang-barang mereka di sepanjang jalan bandara.

Tindakan hari Minggu adalah yang terbaru dalam tiga bulan protes yang semakin keras yang dipicu awalnya oleh oposisi terhadap undang-undang yang diusulkan yang akan memungkinkan ekstradisi ke daratan Cina, tetapi yang berubah menjadi gerakan anti-pemerintah yang lebih luas.

Di luar satu terminal bandara, pengunjuk rasa memicu pemadam kebakaran, menumpuk troli bagasi ke barikade jalan darurat dan menghancurkan kamera pengintai sebelum diusir oleh polisi.

TERKINI
Trump Bakal Bahas Iran, Perdagangan, Energi dengan Xi Jinping Hari ke-16 Operasional Haji: 12.725 Jemaah Jalani Rawat Jalan, 10 Wafat PPIH Imbau Jemaah Lansia-Risti Tak Paksakan Diri Salat di Masjidil Haram 13 Sumur Migas Baru Ditemukan di Kawasan Transmigrasi, Potensi Capai Rp2,5T